Trik Menstimulasi Potensi Anak

Trik Menstimulasi Potensi Anak — Hakikatnya setiap anak itu memiliki potensi masing-masing dalam dirinya tidak terkecuali anda. Namun berkembang atau tidaknya potensi itu tergantung bagaimana anda mengasah potensi tersebut dan memberikan kesempatan pada kompetensi itu untuk berkembang.Trik menstimulasi potensi anak ini dapat membantu anda untuk memacu pertumbuhan potensi anak anda. Menurut Sani B. Hermawan, psikolog dan direktur Lembaga Psikologi Daya Insani, tahun pertama hingga ketiga usia anak (baca: 1-3 tahun: Usia Penting Tumbuh Kembang Anak) merupakan periode emas kehidupan anak untuk bertumbuh dan berkembang. Pada usia tersebut, anak sedang dalam proses membentuk dirinya. Pengembangan kognisi serta emosi pada usia dini ciptakan fondasi paling hakiki si kecil. Peran orangtua di sini sangat penting, mulai dari pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang, hingga membantu si kecil mencapai perkembangan mental dan daya kognisi yang optimal (baca: 5 Aspek Perkembangan Anak).

Dilanjutkan Sani, dalam acara “Wall of Gain Moment”, peluncuran kemasan baru susu Gain Plus dan Gain School dari Abbot beberapa waktu lalu di Mall of Indonesia, potensi anak bisa digali lewat stimulasi. Berikut ini 5 cara untuk menstimulasi potensi anak, yang terangkum dalam trik menstimulasi potensi anak agar potensi yang dimiliki anak anda dapat berkembang dengan baik dan sebagaimana mestinya.

Beberapa hal yang perlu anda ketahui dalam menstimulasi anak adalah sebagai berikut:

Permainan gerak atau permainan fungsi. Yaitu permainan yang dilaksanakan dengan gerakan tujuan melatih fungsi organ tubuh dan panca indera. Misal: melempar benda, menggerak-gerakkan kaki, meremas benda, identifikasi suara, bunyi, dan lainnya.

Permainan fantasi/peran. Yaitu permainan yang dipengaruhi oleh fantasi seorang anak. Misal: berperan sebagai ayah/ibu, dokter, nelayan, dan lain sebagainya.

Permainan problem solving. Permainan yang mengandung kecerdasan/keterampilan berpikir. Yang melibatkan penyelesaian masalah, misalnya; menjawab teka-teki atau menemukan jawaban dalam suatu masalah, dan lainnya.

Permainan bentuk. Mencoba membentuk (konstruktif) suatu karya atau memugarnya (destruktif) suatu karya karena ingin mengetahui komponen atau ingin mengubahnya.

Permainan kelompok (team work). Contoh, membuat yel-yel atau membangun menara.

Menstimulasi anak dapat dilakukan melalui beberapa cara tidak harus menuntut anak untuk selalu tampil menonjol dibandingkan teman yang lainnya tapi biarkanlah anak itu berkembang sesuai keinginan dan karakternya masing-masing. Biarkanlah anak anda tumbuh kembang secara alami tanpa harus dipaksa, karena pemaksaan yang berlebih itu akan berdampak buruk pada potensi anak. Anda pun dapat mengacu trik menstimulasi potensi anak di atas dalam menstimulasi potensi anak anda. Lakukanlah yang terbaik untuk buah hati anda. Karena anda sayang padanya. Selamat Mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>