Cara Agar Si Kecil Gampang Menyusu ASI

Cara agar Si Kecil Gampang Menyusu ASI — Banyak sekali ibu-ibu yang sering mengeluh karena ASI-nya tak keluar sehingga si bayi akhirnya tak disusui. Padahal, berdasarkan hasil penelitian diketahui, dari 100 ibu yang mengaku tak bisa menyusui ternyata hanya 2 orang yang terbukti ASI-nya tak keluar. Sisanya yang 98 orang hanya salah dalam tekniknya saja. Nah, agar ibu dapat menyusui dan si kecil pun bisa menyusu dengan mudah, berikut cara agar si kecil gampang menyusu asi yang dapat anda lakukan.

Banyak anak yang kadang susah sekali disusui bisa jadi karena air susunya tidak keluar bisa juga karena ibunya tidak mau menyusuinya. Kadang air susu yang tak keluar banyak membuat anak menjadi sebal dan jengkel dan akhirnya tidak mau menyusu lagi. Sepertinya anda perlu menerapkan cara agar si kecil gampang menyusu asi ini agar anda pun bisa menjadi ibu yang bijak.

Berikut ini beberapa hal yang penting untuk anda lakukan jika anak anda mau menyusu asi:

* Carilah posisi yang nyaman.
Posisi yang nyaman adalah yang tak membuat Anda merasa tegang dan kaku. Jangan mencondongkan tubuh ke depan agar puting susu bisa masuk ke mulut bayi. Letakkan bantal di pangkuan Anda untuk mendukung lengan yang merangkul bayi dan mendekatkan si bayi ke dada anda.

* Pegangi payudara di antara ibu jari dan telunjuk tepat di atas areola.
Untuk merangsang reflek mengisap si bayi, dekatkan puting ke arah pipinya sehingga menyentuh sudut bibirnya. Ini akan membuat bayi menoleh ke arah sentuhan. Jangan menekan kedua pipi agar mulut bayi terbuka karena hanya membuatnya tak tahu ke mana ia harus menoleh. Saat mulut bayi sudah terbuka, perlahan-lahan masukkan puting ke bagian tengah agar bayi dapat menjepitnya. Bila perlu ulangi urutan ini sampai bayi dapat “memegang” puting di mulutnya. Jangan memaksa, tapi berilah kesempatan. Dengan begitu, akhirnya si bayi dapat mengambil inisiatif sendiri.

* Pastikan mulut bayi masuk sampai ke puting dan ke seluruh areola.
Hanya mengisap puting, selain akan membuat bayi tetap lapar karena kelenjar susu yang mengeluarkan susu tak tertekan, juga akan membuat puting Anda sakit.

* Pastikan bayi tak mengisap bibir bawah atau lidahnya sendiri.
Anda dapat memeriksanya dengan menarik bibir bawah si bayi ke bawah sementara ia menyusui. Jika tampaknya ia mengisap lidah sendiri, hentikan isapan dengan jari anda. Keluarkan puting dan pastikan ia tak mengangkat lidahnya sebelum Anda mulai memasukkan puting kembali.

* Pastikan hidung bayi tak tertutup oleh payudara Anda.
Gunakan jari untuk menekan payudara menjauh dari hidung sehingga tersedia cukup ruang baginya untuk bernafas.

* Perhatikan gerakan pipi bayi.
Gerakan yang kuat, teratur dan berirama pada pipi bayi menandakan pengisapan ASI sedang berlangsung. Ketika ASI sudah mengalir, Anda dapat mendengar suara penelanan yang menjamin isapannya tak sia-sia.

* Peras ASI bila alirannya terlalu kuat.
Bila ASI keluar terlalu cepat bisa membuat bayi tersedak. Hentikan menyusui dan peras keluar sedikit ASI dengan tangan atau pompa untuk mengurangi kelebihan.

* Keringkan puting setelah usai menyusui.
Bila mungkin, biarkan puting berkontak dengan udara selama 10-15 menit. Ini akan membantu menguatkan puting dan tak perlu dilakukan lagi bila proses menyusui sudah berjalan lancar.

Menyedihkan bukan rasanya jika anak anda sendiri tak mau menyusu ASI anda, agar anda bisa memberikan ASI eksklusif dan anak anda pun bisa mendapatkan ASI yang cukup anda perlu melakukan cara agar si kecil gampang menyusu ASI. Asalkan anda paham, justru ASI yang tiak bisa keluar itu akan menyebabkan penyakit kanker payudara, maka susui lah bayi anda selagi air susu anda masih bisa keluar. Cobalah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>